Mengenal Toyota Yaris Tipe J, E, dan S

Tahun 2006, secara resmi Toyota Yaris mulai dipasarkan di Indonesia dalam bentuk Completely Built Up (CBU) atau impor utuh dari Thailand. Model yang dipasarkan yaitu tipe E dengan transmisi manual dan otomatis, tipe S, dan tipe S Limited yang hanya tersedia versi transmisi otomatis. Seperti yang sudah diketahui, mobil Toyota Yaris menggunakan kode mesin 1NZ-FE yang dikenal tangguh dan juga digunakan pada Toyota Vios. Mobil Toyota Yaris dibedakan menjadi tiga tipe berdasarkan kastanya, yaitu tipe J, E, dan S. Harga Toyota Yaris ketiga tipe ini agak berbeda karena spesifikasi yang dimiliki masing-masing tipe juga berbeda.

Toyota Yaris Terbaru 2019

Toyota Yaris Tipe J

Mobil Toyota Yaris tipe J memiliki dimensi panjang bodi 3.750 mm, lebar 1.695 mm, dan tinggi 1.520 mm. Transmisi manual memiliki berat kosong 1.035 kg, sedangkan untuk transmisi otomatis memiliki berat kosong 1.055 kg. Dengan ukuran bodi yang tergolong kecil, Toyota Yaris tipe J mampu mengangkut sebanyak 42 liter bahan bakar tanpa timbal. Mesin yang digunakan memiliki empat silinder DOHC Wti 16 valve verkode 1 NZ-FE dengan kapasitas mesin 1.497 cc atau 1,5 L. Kombinasi mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga hingga 109 PS pada putaran 6.000 rpm serta torsi 14,4 kgm pada putaran 4.200 rpm. Untuk sistem pengereman, tipe J menggunakan tromol pada bagian belakang dan cakram berventilasi pada bagian depan. Pada system audio terdapat empat buah speaker untuk memberikan kenyamanan dalam berkendara dan berbagai fitur tambahan standar mobil seperti audio jack, AC, power window elektrik, door trim.

Toyota Yaris Tipe E

Toyota Yaris tipe E memiliki mesin yang sama persis dengan tipe J sehingga tenaga maupun torsi yang dihasilkanpun juga sama. Dari bentuk maupun dimensi juga tidak ada perbedaan. Namun untuk berat kosong dari masing-masing tipe sangat berbeda. Tipe E transmisi manual memiliki berat kosong 1.035 kg dan untuk transmisi otomatis memiliki berat kosong 1.055 kg. Pada system pengereman juga hampir sama dengan tipe J. Perbedaanya pada tipe E, system pengereman depan dilengkapi dengan teknologi ABS + EBD. Toyota Yaris tipe E memiliki enam buah sepaker. Selain itu, pada bagian bumper juga dilengkapi dengan lampu kabut atau fog lamp.

Toyota Yaris Tipe S

Mesin dan dimensi yang dimiliki oleh Toyota Yaris tipe S sama persis dengan dua tipe sebelumnya. Sedangkan untuk berat kosongnya berbeda, dimana untuk transmisi manual tipe S 1.055 kg dan transmisi otomatis 1.075 kg. Meskipun lebih berat dari dua tipe sebelumnya, nmaun hal ini tidak berpengaruh terhadap kenyamana ketika sedang melaju dengan kecepatan yang tinggi. Untuk system pengereman dan fitur standar lainnya, teknologi yang digunakan pada tipe S sama persis dengan tipe E. Hanya saja untuk Toyota Yaris tipe S AT limited dilengkapi dengan fitur start stop engine.

Setelah ketiga tipe tersebut, terdapat penyegaran desain dengan model Toyota Yaris TRD Sportivo. Model ini merupakan Toyota Yaris tipe J yang diberikan sentuhan suspensi sport, body kit, dan hanya tersedia dalam versi tranasmisi manual. Penyegaran kedua terjadi pada tahun 2012 dengan sedikit mnegubah bagian baumper depan, foglamp, bumper, dan lampu bagian belakang. Perubahan ini membuat Toyota Yaris hampir mirip dengan Toyota Vitz yang dipasarkan di Jepang.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Mengenal Toyota Yaris Tipe J, E, dan S"

Post a Comment